JAKARTA, – Temuan Centre for Strategic and International Studies (CSIS) menampakkan, beberapa besar calon legislatif (caleg) usia muda yang berpeluang lolos sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) jangka waktu 2024-2029 terasosiasi dengan dinasti politik.

CSIS mencatat, ada 87 caleg muda yang berpeluang lolos ke slot depo 10k Parlemen pada Pemilu 2024. Dari jumlah hal yang demikian, 50 di antaranya ialah kerabat dari elite partai politik.

Temuan ini terekam dalam laporan CSIS yang ditulis oleh Kepala Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS, Arya Fernandes. Arya telah mengizinkan Kompas.com untuk memberitakan temuan ini.

“Sekitar 50 dari 87 anggota DPR (57,5 persen) yang berusia di bawah 40 tahun memiliki kekerabatan dengan dinasti politik,” tulis Arya.

Maraknya praktik dinasti politik pada Pemilu 2024 menyebabkan politisi muda kesulitan untuk menembus Senayan.

Data Inter-Parliamentary Union (IPU) tahun 2023 menampakkan, jumlah anggota DPR yang berusia di bawah 40 tahun dan di bawah 45 tahun di Indonesia lebih rendah dari rata-rata global.

Secara global, jumlah anggota legislatif di bawah 40 tahun sebesar 18,8 persen. Sementara, di Indonesia, caleg muda yang berpotensi terpilih pada Pemilu 2024 cuma 15 persen (87 orang).

Meskipun demikian, jumlah anggota legislatif yang berusia di bawah 30 tahun di Indonesia lebih tinggi diperbandingkan rata-rata global.

Di tingkat global, jumlah anggota legislatif yang berusia di bawah 30 tahun sebesar 2,8 persen. Meskipun di Indonesia, pada tahun 2024 sebesar 3,6 persen.

“Sementara, sekiranya diambil rata-rata usia dalam enam kali pemilu, rata-rata anggota DPR terpilih berusia di bawah 40 tahun berjumlah 17,53 persen dari sempurna anggota DPR,” ucap Arya.

Pemilu 2024 menampakkan bahwa komposisi anggota DPR terpilih yang berusia muda (di bawah 40 tahun) belum mewakili jumlah populasi usia muda. Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022, populasi usia muda di Indonesia menempuh 40 persen.

Jumlah anggota DPR muda yang terpilih pada Pemilu 2024 (15 persen) juga menurun diperbandingkan lima pemilu sebelumnya. Malah, Pemilu 2024 menghasilkan anggota DPR muda paling sedikit sepanjang sejarah semenjak Pemilu 1999.

“Bila diperhatikan dari bentang enam kali pemilu semenjak 1999, jumlah anggota DPR berusia di bawah 40 tahun paling tinggi terjadi pada Pemilu 2009 yang menempuh 23,2 persen,” tulis Arya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *